
Pernahkah kita berkata, “kamulah satu-satunya”. Hanya dengan selarik kata itu, benih Cinta sejati dengan mudah menyebar disekitar kerongkongan. Karena ketahuilah, lebih baik tak berkata daripada membual.
Tapi jika hati bersumpah untuk slalu bersama Cinta. Benih Cinta yang tlah menyebar, akan tumbuh subur dalam pembuluh nadi sejatinya diri kita. Bila demikian adanya, merengkuh Cinta sejati bukanlah hanya bayangan belaka.
Fokuskan, prioritaskan, utamakan sang Cinta, ia akan membumbung tinggi, terbang, tertinggi diantara yang lainnya. Ialah yang pantas disebut-sebut sebagai Cinta sejati. Termashyur diantara Cinta-cinta yang lain.
Apakah yang terpikirkan bila ingin meraih Cinta yang membumbung tinggi. Terbang ?? Tiada yang mustahil. Manusia mampu melakukan apa saja demi meraih sang Cinta sejati yang sanggup memaknai semuanya diluar akal dan nalar.
Lalu, apakah kita yang memiliki sepasang mata, sepasang ginjal, sepasang kaki dan tangan, ataupun satu nyawa ini, membutuhkan sebuah alasan, jika Cinta menghendaki sebuah pengorbanan.
Dan pengorbanan tersebut justru hanya mengakibatkan anda akan kehilangan sesuatu yang anda cintai. Cinta sejati tak perlu menjawab pertanyaan konyol tersebut.
No comments:
Post a Comment